Cara Budidaya Cacing Tanah

Kursus Ternak Cacing Tanah | Jual Cacing Tanah Yogyakarta | Peternak Cacing Jogja | Call / WA : 081 904 10 11 13 ( Bpk. Sarjudi )

Cara Membedakan Jenis Kelamin Cacing Tanah

Mungkin sebagian orang belum mengetahui rahasia cacing tanah yang satu ini. Banyak juga yang menanyakan cara membedakan jenis kelamin cacing. Dalam bahasa Inggris cacing sering disebut dengan istilah worm, vermes, dan helminth. Cacing, dalam kerajaan binatang termasuk hewan invertebrata atau tanpa tulang belakang. Cacing diklasifikasikan kedalam tiga phylum, yaitu Platyhelminthes, Aschelminthes (Nemathelminthes), dan Annelida.
Peternak Cacing Tanah Yogyakarta

Perlu kita ketahui bersama, bahwasannya Cacing tanah tidak dapat dibedakan jenis kelaminnya karena cacing bersifat hermaprodit alias dalam satu tubuh terdapat dua alat kelamin, jantan dan betina. Namun cacing tanah tidak dapat melakukan perkawinan sendirian. Untuk kawin ia membutuhkan pasangan untuk pertukaran sperma.

Cacing tanah merupakan hewan nokturnal dan fototaksis negatif. Nokturnal artinya aktivitas hidupnya lebih banyak pada malam hari sedangkan pada siang harinya istirahat. Fototaksis negatif artinya cacing tanah selalu menghindar kalau ada cahaya, bersembunyi di dalam tanah. Bernafasnya tidak dengan paru-paru tetapi dengan permukaan tubuhnya. Oleh karena itu permukaan tubuhnya selalu dijaga kelembabannya, agar pertukaran oksigen dan karbondioksida berjalan lancar.

Usia cacing tanah bisa mencapai 15 tahun, namun umur produktifnya hanya sekitar 2 tahun. Cacing dewasa yang berumur 3 bulan dapat menghasilkan kokon sebanyak 3 kokon per minggu. Di dalam kokon terdapat telur dengan jumlah antara 2 – 20 butir. Telur tersebut akan menetas menjadi juvenil (bayi cacing) setelah 2 – 5 minggu. Rata-rata hidup cacing adalah 2 ekor perkokon. Cacing akan menjadi dewasa dan siap kawin wetelah berumur 2 – 3 bulan.

Dalam pertumbuhannya, pertambahan berat cacing sampai berumur satu bulan adalah sekitar 400 persen, 1 – 2 bulan 300 persen, dan 2 –3 bulan 100 persen. Dalam satu siklus (3 bulan) 1 kg induk cacing menghasilkan 6 kg cacing. Dalam 1 kg cacing terdapat sekitar 2000 ekor. Sedangkan berat keringnya adalah sekitar 20 persen dari berat basah.

Nah dari hasil uraian di atas bisa kita ambil kesimpulan dengan akhir bahwasannya cacing memiliki dua jenis kelamin dalam satu cacing dan membutuhkan pasangan untuk berkembangbiak, semoga dapat bermanfaat informasi ini dan slemat beternak cacing tanah.


http://www.paketpeluangusaha.com/
Mau tahu cara membuat blog seperti ini? baca dan praktekan artikel lengkapnya di cara mudah membuat blog.

Mau tahu bukti penjualan saya melalui media blog seperti ini? silahkan baca dan intip artikel saya Modal Blog Cupu Omzet 5 Juta Perbulan, semoga bisa memberikan semangat dan wawasan mengenai bisnis jualan online.


Mau tahu juga bagaimana saya menghasilkan uang hanya lewat blog gratisan seperti ini ? baca dan praktekkan tutorial Cara Mudah Jualan Online Modal Blog atau bisa anda download gratis ebooknya di ebooksmoe.com

Artikel Terkait : 

Cara Membedakan Jenis Kelamin Cacing Tanah Rating: 4.5 Diposkan Oleh: Juragane Cacing